Software VOSviewer


Pengertian VOSviewer

VOSviewer merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun, memvisualisasikan, dan menganalisis jaringan atau hubungan antarinformasi dalam data bibliografis. Perangkat lunak ini banyak digunakan dalam penelitian untuk melakukan analisis bibliometrik, terutama terhadap artikel ilmiah, jurnal, penulis, kata kunci, dan sumber publikasi.

VOSviewer dikembangkan oleh Centre for Science and Technology Studies (CWTS) di Leiden University, Belanda. Perangkat lunak ini dirancang agar peneliti dapat melihat hubungan dalam suatu kumpulan publikasi melalui tampilan visual berupa jaringan, kelompok, dan kepadatan.

Secara sederhana, VOSviewer membantu peneliti menjawab pertanyaan seperti:

Topik apa yang paling banyak diteliti dalam suatu bidang?

Siapa penulis yang paling sering bekerja sama?

Artikel atau penulis mana yang mempunyai hubungan kuat?

Kata kunci apa yang sering muncul secara bersamaan?

Bagaimana perkembangan suatu topik penelitian dari waktu ke waktu?

Dengan demikian, VOSviewer tidak hanya menampilkan daftar data, tetapi mengubah data bibliografis menjadi peta visual sehingga pola dan hubungan di dalamnya lebih mudah dipahami.

Fungsi VOSviewer

VOSviewer mempunyai beberapa fungsi utama dalam penelitian, khususnya penelitian bibliometrik.

1. Membuat peta bibliometrik

VOSviewer dapat membuat peta yang menunjukkan hubungan antara berbagai unsur dalam publikasi ilmiah.

Unsur tersebut dapat berupa:

  • penulis;
  • kata kunci;
  • artikel;
  • jurnal;
  • institusi;
  • negara;
  • referensi.

Peta tersebut membantu peneliti melihat pola hubungan yang sulit diketahui hanya dengan membaca daftar publikasi.

2. Menganalisis kata kunci

VOSviewer dapat digunakan untuk melihat kata kunci yang sering muncul dalam suatu kumpulan artikel.

Misalnya peneliti ingin mengetahui perkembangan penelitian mengenai perbankan syariah.

Kata kunci yang mungkin muncul antara lain:

  • Islamic banking;
  • Islamic finance;
  • sharia;
  • fintech;
  • customer satisfaction;
  • financial performance;
  • sustainability.

VOSviewer dapat menunjukkan kata kunci mana yang sering muncul dan kata kunci mana yang mempunyai hubungan dengan kata kunci lainnya.

3. Menganalisis hubungan antarpublikasi

VOSviewer dapat digunakan untuk melihat hubungan antara artikel berdasarkan referensi atau keterkaitan bibliografis tertentu.

Hal ini dapat membantu peneliti mengetahui publikasi yang memiliki hubungan kuat dalam suatu bidang penelitian.

4. Menganalisis kolaborasi penulis

VOSviewer dapat menunjukkan hubungan kerja sama antarpenulis.

Misalnya:

Penulis A ↔ Penulis B ↔ Penulis C

Jika beberapa penulis sering menulis artikel bersama, hubungan tersebut dapat muncul sebagai jaringan kolaborasi.

5. Menganalisis kolaborasi antarnegara

VOSviewer juga dapat digunakan untuk melihat kerja sama penelitian antarnegara.

Misalnya penelitian mengenai ekonomi Islam menunjukkan adanya hubungan publikasi antara:

Indonesia ↔ Malaysia ↔ Inggris ↔ Arab Saudi

Peta tersebut dapat membantu peneliti melihat negara mana yang mempunyai jaringan kerja sama penelitian dalam bidang tertentu.

6. Menemukan kelompok penelitian

VOSviewer dapat mengelompokkan unsur yang mempunyai hubungan relatif kuat ke dalam klaster.

Misalnya penelitian mengenai perbankan syariah menghasilkan beberapa kelompok:

Klaster 1: Islamic banking, sharia, Islamic finance

Klaster 2: fintech, digital banking, technology

Klaster 3: customer satisfaction, service quality, loyalty

Pengelompokan tersebut membantu peneliti melihat tema-tema yang berkembang dalam suatu bidang.

7. Melihat perkembangan topik berdasarkan waktu

VOSviewer dapat digunakan untuk melihat kecenderungan waktu kemunculan suatu kata kunci atau topik.

Dengan analisis ini, peneliti dapat mengetahui apakah suatu topik lebih banyak muncul pada periode tertentu.

Misalnya:

2018–2020: Islamic banking

2020–2022: Islamic fintech

2022–2025: digital Islamic banking dan sustainability

Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan fokus penelitian berdasarkan publikasi yang dianalisis.

Apa Itu Analisis Bibliometrik?

Sebelum menggunakan VOSviewer, penting memahami istilah bibliometrik.

Bibliometrik merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis publikasi ilmiah secara kuantitatif. Data yang dianalisis dapat berupa jumlah publikasi, jumlah sitasi, penulis, kata kunci, jurnal, institusi, negara, serta hubungan antardata tersebut.

Tujuan analisis bibliometrik bukan hanya mengetahui jumlah artikel, tetapi juga mengetahui pola perkembangan ilmu pengetahuan.

Contohnya, seorang mahasiswa ingin mengetahui perkembangan penelitian tentang:

"Sustainable Islamic Banking"

Mahasiswa tersebut dapat mengumpulkan artikel dari beberapa tahun, kemudian menggunakan VOSviewer untuk melihat:

  • jumlah publikasi;
  • kata kunci yang sering digunakan;
  • hubungan antarkata kunci;
  • penulis yang banyak melakukan penelitian;
  • negara yang aktif meneliti topik tersebut;
  • kelompok topik penelitian;
  • perkembangan topik dari waktu ke waktu.

Data yang Dapat Digunakan dalam VOSviewer

VOSviewer dapat menggunakan data bibliografis dari berbagai sumber publikasi ilmiah yang menyediakan informasi seperti judul, penulis, abstrak, kata kunci, referensi, tahun publikasi, dan informasi terkait lainnya.

Beberapa sumber yang umum digunakan dalam penelitian bibliometrik antara lain:

  • Scopus;
  • Web of Science;
  • PubMed;
  • Dimensions;
  • OpenAlex;
  • Crossref;
  • sumber data lain yang memiliki format bibliografis yang sesuai.

Jenis sumber yang digunakan perlu disesuaikan dengan tujuan penelitian dan kemampuan VOSviewer dalam membaca format datanya.

Jenis Analisis dalam VOSviewer

VOSviewer menyediakan beberapa jenis analisis yang sering digunakan dalam penelitian bibliometrik.

1. Co-authorship

Co-authorship digunakan untuk menganalisis hubungan kerja sama antarpenulis.

Contohnya:

Penulis A
↕
Penulis B ↔ Penulis C
↕
Penulis D

Jika penulis sering menerbitkan artikel bersama, hubungan tersebut akan terlihat dalam jaringan.

Analisis ini dapat digunakan untuk mengetahui:

  • jaringan kolaborasi;
  • kelompok peneliti;
  • penulis yang sering bekerja sama;
  • hubungan penelitian antarnegara.

2. Co-occurrence

Co-occurrence digunakan untuk melihat kemunculan kata atau istilah secara bersamaan.

Contohnya:

Islamic banking

sering muncul bersama:

Islamic finance

Sharia compliance

Financial performance

Jika kata-kata tersebut sering muncul dalam artikel yang sama, VOSviewer dapat menunjukkan hubungan di antara kata-kata tersebut.

Analisis ini sangat berguna untuk mengetahui tema penelitian.

3. Citation

Analisis citation digunakan untuk melihat hubungan berdasarkan sitasi.

Misalnya artikel A banyak disitasi oleh artikel B, C, dan D. Hubungan tersebut dapat dianalisis untuk melihat artikel yang mempunyai pengaruh sitasi dalam kumpulan data yang digunakan.

4. Bibliographic Coupling

Bibliographic coupling terjadi ketika dua publikasi menggunakan referensi yang sama.

Contohnya:

Artikel A menggunakan referensi:

  • Referensi 1;
  • Referensi 2;
  • Referensi 3.

Artikel B menggunakan:

  • Referensi 1;
  • Referensi 2;
  • Referensi 4.

Karena keduanya menggunakan Referensi 1 dan Referensi 2, kedua artikel tersebut mempunyai hubungan bibliografis.

5. Co-citation

Co-citation digunakan ketika dua publikasi atau penulis sering dikutip secara bersamaan oleh publikasi lain.

Misalnya:

Artikel X dan Artikel Y sering muncul bersama dalam daftar referensi berbagai artikel.

VOSviewer dapat membantu memvisualisasikan hubungan tersebut.

Tampilan Visualisasi VOSviewer

Salah satu karakteristik utama VOSviewer adalah penggunaan visualisasi jaringan.

Dalam visualisasi tersebut biasanya terdapat:

Node

Node merupakan titik yang mewakili suatu objek, misalnya penulis atau kata kunci.

Ukuran node

Ukuran node dapat menunjukkan tingkat kemunculan atau ukuran tertentu sesuai jenis analisis dan pengaturan yang digunakan.

Garis

Garis menunjukkan hubungan antara satu objek dengan objek lainnya.

Jarak

Jarak antarobjek dalam peta dapat memberikan informasi mengenai tingkat keterkaitan berdasarkan metode pemetaan VOSviewer.

Klaster

Klaster menunjukkan kelompok objek yang memiliki hubungan relatif kuat.

Tiga Jenis Visualisasi Utama

VOSviewer memiliki beberapa bentuk visualisasi yang sangat sering digunakan.

1. Network Visualization

Network visualization merupakan tampilan jaringan yang menunjukkan hubungan antarobjek.

Contohnya:

A
/ \
B---C
\ /
D

Dalam penelitian, A, B, C, dan D dapat berupa kata kunci, penulis, atau publikasi.

Visualisasi ini cocok digunakan ketika peneliti ingin melihat jaringan dan hubungan antarobjek.

2. Overlay Visualization

Overlay visualization digunakan untuk menunjukkan informasi tambahan, terutama berdasarkan waktu atau nilai tertentu.

Dalam analisis berdasarkan tahun, warna dapat menunjukkan periode kemunculan suatu kata kunci.

Dengan demikian, peneliti dapat melihat:

Topik mana yang lebih lama dan topik mana yang lebih baru dalam kumpulan publikasi yang dianalisis.

Namun, interpretasi warna harus mengikuti legenda dan pengaturan pada hasil VOSviewer, bukan berdasarkan asumsi warna semata.

3. Density Visualization

Density visualization digunakan untuk melihat kepadatan suatu area dalam peta.

Area yang lebih padat menunjukkan terdapat banyak objek atau hubungan yang terkonsentrasi di area tersebut sesuai dengan pengaturan analisis.

Visualisasi ini dapat membantu peneliti mengetahui area penelitian yang lebih terkonsentrasi.

Istilah Penting dalam VOSviewer

1. Link

Link menunjukkan hubungan antara dua item.

Contohnya:

Penulis A memiliki hubungan kolaborasi dengan Penulis B.

2. Total Link Strength

Total Link Strength (TLS) menunjukkan kekuatan keseluruhan hubungan suatu item dengan item lain dalam jaringan, sesuai jenis analisis yang digunakan.

Misalnya dalam analisis co-authorship, TLS dapat berkaitan dengan kekuatan hubungan kolaborasi seorang penulis dengan penulis lainnya.

3. Occurrences

Occurrences menunjukkan jumlah kemunculan suatu item, terutama ketika menganalisis kata kunci.

Misalnya:

Islamic banking = 80 occurrences

Artinya istilah tersebut muncul sebanyak 80 kali dalam data yang dianalisis, sesuai definisi dan pengaturan analisis yang digunakan.

4. Cluster

Cluster merupakan kelompok item yang memiliki hubungan relatif kuat satu sama lain.

Satu klaster dapat menggambarkan tema atau kelompok tertentu dalam jaringan.

Langkah-Langkah Menggunakan VOSviewer

Secara umum, penggunaan VOSviewer dapat dilakukan melalui beberapa tahap.

Tahap 1: Menentukan topik penelitian

Pertama, tentukan topik yang ingin dianalisis.

Contoh:

Perkembangan Penelitian Islamic Banking

Tahap 2: Menentukan sumber data

Peneliti menentukan sumber publikasi yang akan digunakan, misalnya Scopus atau Web of Science.

Tahap 3: Melakukan pencarian artikel

Peneliti memasukkan kata kunci sesuai topik.

Contohnya:

"Islamic banking"

Kemudian tentukan rentang tahun dan kriteria publikasi yang digunakan.

Tahap 4: Mengunduh data

Data bibliografis artikel diunduh dalam format yang sesuai dengan kebutuhan analisis.

Data tersebut dapat berisi:

  • judul;
  • penulis;
  • abstrak;
  • kata kunci;
  • tahun;
  • sumber publikasi;
  • referensi;
  • sitasi.

Tahap 5: Membuka VOSviewer

Setelah data tersedia, data dimasukkan ke dalam VOSviewer.

Pengguna dapat memilih jenis data dan jenis analisis yang ingin dilakukan.

Tahap 6: Memilih jenis analisis

Misalnya:

Co-occurrence → All keywords

Jika ingin melihat hubungan antar kata kunci.

Atau:

Co-authorship → Authors

Jika ingin melihat hubungan antarpenulis.

Tahap 7: Menentukan batas minimum

Peneliti dapat menentukan jumlah minimum kemunculan suatu kata kunci atau jumlah minimum publikasi seorang penulis.

Contohnya:

Minimum number of occurrences = 5

Artinya hanya kata kunci yang memenuhi jumlah kemunculan minimum tersebut yang akan dimasukkan ke dalam analisis.

Tahap 8: Membuat peta

VOSviewer kemudian menghasilkan jaringan berdasarkan data yang telah dipilih.

Tahap 9: Menganalisis klaster

Peneliti melihat kelompok yang terbentuk dan mengidentifikasi tema yang muncul pada masing-masing kelompok.

Tahap 10: Menginterpretasikan hasil

Hasil visualisasi kemudian dijelaskan berdasarkan data penelitian dan literatur yang relevan.

Contoh Penggunaan VOSviewer dalam Penelitian

Misalnya seorang mahasiswa ingin melakukan penelitian dengan judul:

"Pemetaan Penelitian Perbankan Syariah di Dunia."

Mahasiswa tersebut mengumpulkan artikel mengenai Islamic banking dari tahun 2015–2025.

Setelah data dimasukkan ke VOSviewer, diperoleh beberapa kelompok kata kunci.

Misalnya:

Klaster 1: Perbankan syariah

  • Islamic banking;
  • Islamic finance;
  • sharia;
  • bank.

Klaster 2: Teknologi

  • fintech;
  • digital banking;
  • technology;
  • innovation.

Klaster 3: Nasabah

  • customer satisfaction;
  • service quality;
  • customer loyalty.

Klaster 4: Kinerja

  • financial performance;
  • profitability;
  • efficiency.

Dari hasil tersebut, peneliti dapat melihat bahwa penelitian perbankan syariah tidak hanya membahas kegiatan perbankan, tetapi juga berkembang ke arah teknologi, perilaku nasabah, dan kinerja keuangan.

Perlu diperhatikan bahwa VOSviewer tidak secara otomatis menentukan makna atau kesimpulan teoritis dari suatu klaster. Peneliti tetap harus membaca artikel yang termasuk dalam klaster tersebut untuk memberikan interpretasi yang tepat.

Contoh Analisis Perkembangan Topik

VOSviewer juga dapat digunakan untuk melihat perkembangan topik berdasarkan tahun.

Misalnya dalam hasil analisis terdapat kata kunci:

Islamic banking → Islamic fintech → digital banking → sustainability

Peneliti dapat melihat kapan istilah tersebut muncul dan bagaimana keterkaitannya dengan istilah lain.

Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menemukan celah penelitian atau research gap.

Misalnya, jika penelitian mengenai Islamic fintech sudah banyak dilakukan, tetapi hubungan antara Islamic fintech dan sustainability masih relatif sedikit dibahas, peneliti dapat menjadikan hal tersebut sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan topik penelitian.

Namun, research gap tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan jumlah kemunculan kata kunci. Peneliti perlu membaca literatur secara lebih mendalam.

Kelebihan VOSviewer

1. Mudah digunakan

VOSviewer mempunyai antarmuka yang relatif mudah dipahami sehingga dapat digunakan oleh mahasiswa maupun peneliti.

2. Menampilkan data dalam bentuk visual

Data bibliografis yang kompleks dapat ditampilkan dalam bentuk peta jaringan sehingga lebih mudah diamati.

3. Cocok untuk penelitian bibliometrik

VOSviewer banyak digunakan untuk pemetaan literatur dan analisis jaringan publikasi.

4. Dapat menganalisis berbagai jenis hubungan

Peneliti dapat menganalisis:

  • kata kunci;
  • penulis;
  • publikasi;
  • jurnal;
  • negara;
  • sitasi;
  • hubungan bibliografis.

5. Dapat membantu menemukan tema penelitian

Klaster yang terbentuk dapat membantu peneliti melihat kelompok topik yang berkembang.

6. Membantu menemukan peluang penelitian

Pemetaan literatur dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui topik yang sudah banyak diteliti dan topik yang masih dapat dikaji lebih lanjut.

7. Visualisasi dapat disesuaikan

Pengguna dapat mengatur ukuran, warna, tampilan jaringan, serta berbagai parameter analisis.

Kekurangan VOSviewer

1. Sangat bergantung pada kualitas data

Jika data bibliografis tidak lengkap atau terdapat kesalahan penulisan, hasil pemetaan dapat terpengaruh.

Contohnya, satu penulis dapat tercatat dengan beberapa variasi nama.

2. Tidak menggantikan pembacaan literatur

VOSviewer hanya membantu memetakan data. Peneliti tetap perlu membaca artikel yang dianalisis.

3. Hasil bergantung pada basis data

Hasil pemetaan dari Scopus dapat berbeda dengan hasil dari Web of Science atau sumber lainnya karena cakupan datanya berbeda.

4. Hasil dipengaruhi oleh pengaturan analisis

Perubahan batas minimum kemunculan, jenis analisis, periode publikasi, atau kriteria data dapat menghasilkan peta yang berbeda.

5. Tidak secara otomatis menjelaskan makna hubungan

Hubungan yang muncul pada peta harus diinterpretasikan oleh peneliti berdasarkan konteks dan literatur.

6. Membutuhkan pemahaman bibliometrik

Meskipun perangkat lunaknya relatif mudah digunakan, peneliti tetap perlu memahami istilah seperti co-occurrence, co-citation, bibliographic coupling, link, dan cluster.

VOSviewer dalam Penelitian Perbankan Syariah

VOSviewer sangat relevan digunakan dalam penelitian perbankan syariah karena bidang ini mempunyai banyak publikasi dengan berbagai tema.

Misalnya peneliti ingin mengetahui:

"Tren Penelitian Islamic Banking dan Islamic Finance."

Peneliti dapat menganalisis kata kunci yang terdapat dalam artikel.

Hasil pemetaan dapat membantu melihat hubungan antara:

Islamic Banking

→ Islamic Finance

→ Sharia Compliance

→ Islamic Fintech

→ Financial Performance

→ Customer Satisfaction

→ Sustainability

→ Digital Banking

Dari pemetaan tersebut, peneliti dapat menentukan fokus kajian berdasarkan tema yang muncul dalam literatur.

VOSviewer untuk Menemukan Research Gap

Salah satu manfaat VOSviewer dalam penelitian adalah membantu proses awal pencarian research gap.

Langkahnya dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. menentukan topik;
  2. mencari artikel yang relevan;
  3. mengumpulkan data bibliografis;
  4. memasukkan data ke VOSviewer;
  5. melihat kata kunci yang dominan;
  6. melihat hubungan antarkata kunci;
  7. melihat perkembangan berdasarkan tahun;
  8. mengidentifikasi tema yang masih sedikit terhubung;
  9. membaca artikel yang relevan;
  10. menentukan celah penelitian berdasarkan hasil pembacaan literatur.

Jadi, VOSviewer dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menemukan arah penelitian, bukan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan research gap.

Perbedaan VOSviewer dengan LISREL

Keduanya sama-sama dapat digunakan dalam penelitian, tetapi tujuan utamanya berbeda.

AspekLISRELVOSviewer
FokusAnalisis hubungan antarvariabelPemetaan dan analisis jaringan publikasi
Jenis analisisSEMBibliometrik
Data utamaData penelitian kuantitatifData bibliografis
ObjekVariabel dan indikatorArtikel, penulis, kata kunci, sitasi, dan lainnya
TujuanMenguji model dan hubungan antarvariabelMelihat pola dan hubungan dalam literatur
HasilKoefisien jalur, estimasi, ukuran kesesuaian modelPeta jaringan, klaster, kepadatan, dan hubungan
ContohPengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasanPemetaan penelitian tentang Islamic banking

Dengan demikian, LISREL digunakan untuk menguji model penelitian, sedangkan VOSviewer digunakan untuk memetakan dan menganalisis literatur atau jaringan bibliografis.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan VOSviewer

Agar hasil analisis dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, peneliti perlu memperhatikan beberapa hal.

1. Tentukan kata kunci dengan jelas

Kata kunci pencarian akan menentukan artikel yang masuk ke dalam data.

2. Tentukan periode penelitian

Peneliti perlu menjelaskan tahun publikasi yang digunakan.

3. Jelaskan basis data

Misalnya:

Data diperoleh dari Scopus.

Hal tersebut penting karena setiap basis data mempunyai cakupan publikasi yang berbeda.

4. Jelaskan kriteria artikel

Peneliti perlu menjelaskan apakah data hanya mencakup artikel jurnal, konferensi, ulasan, atau jenis dokumen lainnya.

5. Jelaskan pengaturan VOSviewer

Misalnya:

  • jenis analisis;
  • unit analisis;
  • batas minimum kemunculan;
  • jumlah item;
  • metode pengelompokan.

6. Jangan hanya menjelaskan warna

Hasil VOSviewer sebaiknya tidak ditulis hanya seperti:

"Warna merah menunjukkan..."

Peneliti perlu menjelaskan apa yang diwakili oleh item, hubungan, jumlah kemunculan, dan klaster tersebut.

7. Lakukan pemeriksaan data

Variasi nama penulis, kata kunci yang memiliki arti sama, dan kesalahan metadata perlu diperiksa agar hasil pemetaan lebih akurat.

Kesimpulan

VOSviewer merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan pemetaan dan visualisasi jaringan bibliometrik. Perangkat lunak ini dapat membantu peneliti menganalisis hubungan antara penulis, kata kunci, publikasi, jurnal, negara, sitasi, serta unsur bibliografis lainnya.

VOSviewer banyak digunakan karena mampu mengubah data publikasi yang kompleks menjadi peta visual yang menunjukkan hubungan, kelompok, dan kepadatan dalam suatu bidang penelitian. Analisis seperti co-authorship, co-occurrence, citation, bibliographic coupling, dan co-citation dapat membantu peneliti memahami perkembangan suatu bidang ilmu.

Dalam penelitian akademik, VOSviewer dapat digunakan untuk memetakan perkembangan penelitian, mengetahui tema yang banyak dibahas, melihat jaringan kolaborasi, serta membantu proses awal dalam menemukan research gap. Namun, hasil visualisasi tetap harus diinterpretasikan berdasarkan literatur dan konteks penelitian. VOSviewer merupakan alat bantu analisis, bukan pengganti proses membaca, menilai, dan memahami literatur secara langsung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Menu View di Microsoft Word

Tgs Inf lnf Lanjutan RUANG LINGKUP INFORMATIKA tgs tgl 28 Mei 2021 (Zahra Nur Rahmawati 8F/30)

Tugas Prakarya KOMODITAS SATWA HARAPAN 27 Maret 2021 (Zahra Nur Rahmawati/8F/30)